Tuesday, May 17, 2011

Me n my messy room

Judulnya hari ini narsis, gara-gara liburan ga ada kerjaan dan gw cuma bisa bengong-bengong aja :p Sebenernya gw boong dink, ada banyak acara hari ini:
  1. diajakin Mama jalan sehat acara ulang taun Rumah Sakit, katanya siapa tau dapet undian kupon berhadiah yang hadiahnya lumayan euy, ada tipi, kulkas, sepeda, dan masih banyak lagi :D
  2. diajakin Fuji rafting diSerayu sama anak-anak kantor pajak yang katanya ganteng-ganteng dan gw mau dikenalin katanya! Oh - wow!! Wkwkwkwkwkwkw... *what a wonderful temptation! :p

Tapi berhubung gw males ngapa-ngapain hari ini, apalagi ntar siang jam 2 gw jaga IGD lagi, kebetulan rasanya kayak belom tidur berhari-hari akhirnya gw memilih molor dari semalem jam 8-an sampe pagi tadi jam 8-an juga *bujuuuug! :p

So sekarang kerjaan gw cuma edit n aplot foto aja. mohon dimaklumi yaaaa kalo posting hari ini kaga penting, isinya muka gw smua! hahahaha ;p Dan sesuai judulnya: ini gw sama kamar berantakan gw, jadi ga usah dikasih tau ulang, kamar yosi tu emang berantakan banget! wkwkwk :p


Sok imut -_-"

eaaaaaa...
candid camera! :D


pantatku gendut! efek angle kamera... :D
*alibi


Udah ah!
:))

1 Korintus 13

Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing.
Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna.
Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada faedahnya bagiku.
Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.
Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.
Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran.
Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.
Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap.
Sebab pengetahuan kita tidak lengkap dan nubuat kita tidak sempurna.
Tetapi jika yang sempurna tiba, maka yang tidak sempurna itu akan lenyap.
Ketika aku kanak-kanak, aku berkata-kata seperti kanak-kanak, aku merasa seperti kanak-kanak, aku berpikir seperti kanak-kanak. Sekarang sesudah aku menjadi dewasa, aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu.
Karena sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka. Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal.
Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih..


* * * *

Selamat mengisi hari-hari baru kepada sesama dengan kasih yosi..
:)

Sunday, May 15, 2011

The Missing Pieces.

Akhir-akhir ini guys, gue merasa hubungan gue dengan Tuhan ngga gitu akrab. I'm too busy. Gue sibuk ngurusin ini itu.

Gue inget waktu gue di China gue dengerin kaset khotbah yang sama side A side B sampe 3 kali!! Sampe gue bilang ama Tuhan, "Tuhan, gue udeh kayak orang kelaperan ngerogotin ayam goreng. Makannya sampe bersssihhhh, ampe tinggal sisa tulang.", masa-masa gue tiap hari berdoa, "Give me today my daily bread!", and He gave a feast for me ... Gue inget naek bus 4 jam pp cuman buat kebaktian 1,5 jam, hanya untuk denger Firman Tuhan. en gue inget betapa gue berdiam diri lamaaaa setiap sate, karena gue takut missed His voice and takut mati kelaparan secara rohani!!

Sekarang,setelah gue di Singapore, buku rohani bejibun, mau denger khotbah gampang, gue punya banyak temen yang blognya isinya selalu memberkati gue, gue sadar apresiasi gue terhadap Firman Tuhan berkurang. Gue ngga lagi kayak gembel ngais-ngais makanan. Kalo sate ngga dapet apa-apa, gampaanggg ... tinggal klik blognya shinta, blognya lia, or jalan-jalan ke sana kemari, eh dapet sesuatu.

Gue berubah dari God 's word hunter menjadi seseorang anak manja yang cuman duduk nunggu disuapin.

Guys, hidup ini adalah tentang Tuhan, bukan tentang kita. Kalau saat ini kalian lagi ada banyak pertanyaan, banyak pergumulan dan kalian bergumul mencari apa kehendak TUHAN, STOP!! Jangan cari kehendak-NYA! cari TUHANnya. jangan hanya cari tau apa mau-Nya tapi cari pribadi-NYA. Cari TUHAN!! bukan hanya hati-Nya, bukan hanya tangan-Nya, tapi cari DIA seutuhnya.

Karena kalau kita hanya cari kehendak-Nya, cari persetujuan-Nya, cari tangan-Nya, cari berkat-Nya, kita bisa kecele, kita bisa mendapatkan semua itu tapi kehilangan yang paling baik. Diri-Nya sendiri.

(Grace Suryani, Heart of Worship)

I feel the same way as her.
Aku selama ini terlalu sibuk dengan pergumulanku tentang hubungan. Aku melupakan hal yang terpenting, yaitu mencari wajahNya dalamku dan juga dalam diri calon pasanganku. Aku jadi teringat obrolanku dengan kakak rohani yang selalu support waktu aku jatuh dan terseok-seok tahun lalu. Tuhan itu baik, gw ga bakal bisa bangkit dan ngapa-ngapain waktu itu kalo ga ketemu dan dinasehati beliau. Ini kakak yang sama dengan yang gw ceritain kemarin di "Pembaharuan Hari ini". Dulu beliau banyak memberikan pondasi iman terutama tentang Tiga Fungsi dan Peran Pria yang mau aku share disini :
hendizhong: Tiga Fungsi dan Peran Pria
hendizhong: Pria harus berfungsi jadi Imam
hendizhong: Pria harus mampu membawa istri dan anak-anaknya makin dekat dengan Tuhan
hendizhong: Bagaimana kalau makin menjauh dari Tuhan?
hendizhong: Ya berarti tidak berfungsi sebagai imam
hendizhong: Pertanyaannya: Sudahkah saya dekat pada Tuhan?
hendizhong: Pria harus berfungsi jadi Nabi
hendizhong: Menjadi penyuara Tuhan. Ia harus berfungsi seperti Nabi... menyampaikan firman Tuhan dikeluarga.. mendidik, menegur, dan menjadi perantaraan Tuhan untuk mengayomi keluarganya
hendizhong: Saat teduh aja ga pernah... masa bisa2nya berfungsi jadi NABI
hendizhong: Saat teduh aja ga pernah... gimana mau dengar suara Tuhan...
hendizhong: Dengar suara Tuhan aja ga pernah... gimana mau sampaikan suara Tuhan kepada istri dan anak
hendizhong: Pria harus berfungsi jadi RAJA
hendizhong: RAJA = Otoritas yg dipilih Tuhan dikeluarga... Selain itu raja menjadi fasilitator/memfasilitasi rakyatnya... menjadi pelayan rakyatnya (Yesus mengatakan siapa yang terbesar ia yang melayani)
hendizhong: Ia harus berfungsi sebagai raja... Bisa memfasilitasi keluarganya... bisa cari nafkah dan mencukupi apa yg dibutuhkan keluarga.. jasmani dan rohani dan memberi perlindungan
hendizhong: Saran saya buat kalian berdua
hendizhong: Fokus dulu pada Tuhan
hendizhong: Tuhan itu yg paling utama... Bukan ortu, istri, atau pacar
hendizhong: Kalau kau sudah sama kan kepentingan pacar dengan kepentingan Tuhan
hendizhong: Sebenarnya kau sudah menciptakan PACARMU BERHALA MU
hendizhong: Makanya saya pernah ngomong dulu sama pacar saya...
hendizhong: "Kamu jangan nomor 1 kan saya.. Nomor 1 adalah Tuhan"
hendizhong: Dan saya akan jadi nomor 2 setelah menikah
hendizhong: Kalau Tuhan udah di nomor 2 kan
hendizhong: Ya tau aja
hendizhong: Saya pernah ngalami kok
hendizhong: Menomor 2 kan Tuhan
hendizhong: Hubungan saya dibantai Tuhan
hendizhong: habis!!!
Sekarang, gw ngerasa gw ditegur untuk mencari pribadiNya kembali dan bukan cuma minta berkatNya dalam diri gw. Tapi lain halnya dengan Grace Suryani yang berubah dari God-hunter menjadi anak manja, gw ngerasa gw ga mau seperti anak manja lagi yang nunggu dituntun dan disuapin orang lain seperti dulu lagi, gw yang harus berubah menjadi God-words-hunter and God-words-fighter!



Gw menyadari, gw juga merindukan wajah Tuhan dalam diri pasangan gw kelak yang bisa membimbing gw dan membuat gw bertumbuh dan berbuah dalam kerohanian gw. Gw merindukan wajah yang bisa mewujudkan visi gw sebagai wanita yaitu "seorang penolong".

Gw rindu sosok yang menomorsatukan Tuhan dalam dirinya.

Perputaran setan :D

Secara logika

Laki-laki ketika merasa jenuh akan menghindari pasangannya dan mencari "kesenangan lain" di luar pasangannya sampai yang terparah adalah mencari perempuan lain yang lebih "fresh". Dan saat kesenangan lain itu tidak cukup membuatnya sembuh dari kejenuhan sampai yang terparah: karna perempuan dimana-mana sama saja, emosional en blablabla, maka suatu hari akan ada pula fase jenuh pula dengan perempuan lain ini. Dan secara logika "cari lagi kesenangan lainnya lagi" adalah jalan keluar yang terbaik sampai yang terparah adalah cari perempuan lainnya lagi dan begitu lagi dan begitu lagi seterusnya sampai akhirnya ia sadar, kedewasaan suatu hubungan itu ditentukan dari diri sendiri terlebih dulu sebagai calon pemimpin keluarga, yang kemudian kedewasaan itu akan diteladani oleh yang dipimpin olehnya. Bukan sebaliknya.
:D

Secara emosi

Perempuan ketika merasa tidak diutamakan dan diperhatikan lagi akan emosional dan emosional dan akan lebih emosional lagi untuk mencari penghargaan dan perhatian pasangannya. Ketika perasaan emosionalnya justru semakin tidak dihargai dan diperhatikan, maka ia akan melakukan cara yang lebih emosional lagi untuk mencari perhatian dan penghargaan pasangannya karna ambang batas emosinya sendiri sudah melebihi pasangannya. Sampai akhirnya ia sadar, kematangan emosi ditentukan oleh diri sendiri sebagai calon ibu dan pengurus rumah tangga, bukan ditentukan oleh orang lain.
:)


Ini perputaran setan. Meski tidak berlaku untuk semua hubungan, tapi rata-rata hampir selalu ada kedua fase ini dalam setiap hubungan.
Apa pendapat Anda?
:D

Saya bersyukur saya masih perawan..

Ini note yang pernah gw post di facebook hari Minggu tanggal 3 April 2011.
Entah kenapa gw merasa tulisan gw yang ini perlu dipublikasikan di sini juga dengan harapan para perempuan Kristiani di manapun berada yang sempat membaca ini dapat terberkati seperti gw merasa diberkati saat gw menuliskan ini. Gw juga berencana untuk membuat note lanjutannya (sequele ceritanya ;p) karna banyaknya pertanyaan yang jawabannya belum ada di note tersebut. Semoga Tuhan memberkati niat ini.

So girls,
Have a pleasure read first..
^^

*************************************
Saya bersyukur saya masih perawan..

Abis ngebaca note-note Grace Suryani (again :p) tentang batasan emosi dan fisik dalam pacaran, juga tentang batasan dan buah roh, tiba-tiba otak gw itu terisi penuuuh sama inspirasi-inspirasi buat nulis di note ini. Dan gw berdoa sama Bapa supaya semoga apa yang gw tulis itu bisa menjadi berkat untuk orang lain. AMIN! :)

Well, in fact that judul note ini tu bener-bener ekstrim, karna mengungkapkan hal yang honestly sebenarnya mungkin privacy bagi kebanyakan cewek, dan gw sempet takut dengan pikiran-pikiran orang terhadap gw setelah ngebaca note ini, but I pray and I get over it. Gw merasa ini saatnya gw berbicara as a woman, as a writer, and as His daughter :p


Ga muna jaman sekarang pergaulan itu udah ga ada aturan jelasnya,
I am that kind of woman yang bener-bener takut dengan pergaulan jaman sekarang. Entah ini karena paranoid kompleks gw, ato memang kenyataannya begitu, ato kenyataan yang begitu diperparah dengan paranoid gw :p Yang jelas udah banyak penelitian-penelitian di kota-kota besar tentang hasil survey keperawanan remaja putri usia sekian sampe sekian *di luar kasus perkosaan loh, bukan itu yang lagi gw omongin disini* yang sejauh gw tau semua surveynya memiliki fakta bahwa sebagian besar remaja cewek sudah tidak lagi perawan karena pergaulan bebas.

Sebenarnya ketika gw tau hasil-hasil survey seperti itu, hati kecil gw ga terima. Kenapa cuma cewek aja yang disurvey? kenapa ga ada survey soal keperjakaan cowo? lagi-lagi cewe? apa karna keperjakaan cowo itu ga penting gitu? ato karna susah dideteksi jadinya ga ada survey-survey tentang keperjakaan cowo?? Padahal ntar kalo udah malem pertama biasanya selalu keperawanan cewek itu yang jadi pertanyaan kan? Jadi ukuran seberapa besar dia berhasil menjaga dirinya kan? Kenapa cuma cewe doank yang harus jaga diri? Kenapa cowok enggak?? Kenapa si sebagian besar selalu cewek yang jadi korban???*begitu teriak hati kecil saya :p

In fact sejak gw SMA gw pernah sangat paranoid dengan cowok-cowok dan akhirnya selalu men-scanning setiap cowok dalam lingkungan gw tentang keperjakaan mereka *I mean tentang hubungan suami istri* bagaikan perang ngelawan alien, hahahaha *malu deh gw :p

Tapi sekarang gw mengerti, mengapa gw ga boleh berkubang selamanya dalam memerangi cowok-cowok yang "tidak lagi original" itu lagi.



Gw inget tulisan Grace Suryani yang judulnya "If Boys Remain Boys" yang dimuat di buku ketiganya "Tuhan Mengapa Aku Harus ke China". Disitu Grace bilang sebuah ayat Markus 11:25 “Dan jika kamu berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu” yang membuat dia sadar bahwa Semua Cowok anak-anak Adam itu berdosa, tapi Semua Cewek yaitu anak-anak Hawa juga berdosa, dan bahkan jatuh lebih dulu di dalam dosa!

Gw baru inget ayat ini ketika Adam dan Hawa di dalam Taman Eden diperintahkan untuk tidak memakan buah pengetahuan baik dan jahat,

"Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia dan suaminya pun memakannya." (Kejadian 3: 6)

Disitulah gw menyadari, yang terlebih dahulu melihat buah itu sedap adalah Hawa, yang terlebih dulu tertarik hatinya adalah Hawa, yang terlebih dulu memakannya adalah Hawa dan Hawa pula lah yang mengundang Adam untuk ikut memakan bersamanya!

JEDERRRRRR... disitu dah gw baru ngerasa disambar petir! hehehe :p



Which means,
Mungkin saja akar dari perbuatan "sex thingy" yang ilegal itu sebenarnya adalah cewek *meskipun ga muna juga dengan agresifnya sang cowok yang menjadi akarnya :p* tapi yang lagi gw bicarakan disini adalah tentang cewek yang memandang dosa seksual itu "sedap kelihatannya", tertarik hatinya karna itu memberinya "pengertian", dan akhirnya ia "memakannya" sehingga ia jatuh ke dalam dosa seksual!

Sejauh ilmu pengetahuan fisiologis gw, cewek memiliki kadar hormon testosteron yang jauh lebih rendah daripada cowok, artinya hal-hal yang sering disebut sebagai "testosteron tension" atau bahasa awamnya itu "godaan seks" lebih banyak dialami oleh para cowok-cowok dan bukan para cewek-cewek. Yang artinya juga, menurut gw saking seringnya cowok mempunyai godaan seks itu dalam kehidupan mereka justru biasanya cowok-cowoklah yang jauh lebih expert untuk mengatasi godaan seks itu daripada para cewek!

Mungkin saja awalnya cowok menggoda-goda para cewe hanya untuk sekedar "iseng" kecil belaka. Dan ketika cewek tidak berhasil menguasai dirinya, keisengan itu justru membuat cewek penasaran dan meresponnya "dengan tangan terbuka" sehingga cewek secara tidak langsung jugalah yang "mengundang" mereka seperti Hawa mengundang Adam untuk jatuh ke dalam dosa bersamanya!



Merenungkan hal ini gw menyadari,

Mestinya para cewek bisa "lebih cerdas" lagi dalam mengatur diri mereka di hadapan para cowok-cowok. Lebih cerdas lagi menguasai diri mereka di hadapan para cowok-cowok. Semua survey-survey itu gw rasa bukan untuk menyudutkan para cewek sama halnya kaya tulisan gw saat ini *bukan untuk menyudutkan kaum sendiri :p*, tapi sebenarnya survey-survey itu hanya membeberkan fakta akan seberapa besarnya cewek yang tidak dapat menguasai diri mereka dalam pergaulan bebas saat ini, dan itulah kenapa judul note ini juga gw buat sangat ekstrim: gw bersyukur Tuhan masih menjaga gw dengan tanganNya sehingga gw bukan termasuk dalam salah satu di antaranya.

Tentang bagaimana-bagaimananya menguasai diri dan apa akibatnya dari ketidakadaan penguasaan diri dalam suatu hubungan, Grace Suryani sudah menjabarkannya dengan baik dan inspirasional dan jujur gw belajar banyak dari semua note-notenya beliau. She's much better than me on explaining why, how, and when :)

So readers,
gw yang sekarang bukan lagi gw yang dulu yang seperti menabuh genderang perang kepada para cowok-cowok yang "tidak lagi ori". Yang saya hadapi itu adalah anak-anak Adam yang berdosa, dan saya berdiri juga sebagai anak Hawa yang sama berdosanya. Maka visi gw sekarang sudah berubah menjadi: mencerdaskan kehidupan rohani para cewek *kek UUD aje yeee :p * sehingga pada akhirnya gw berharap anak-anak Kristen bisa menjadi putra dan putri Tuhan yang layak memanggilNya dengan sebutan "Bapa"



"Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih?
Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu."

Mazmur 119 : 9


Mohon doanya yaaaa
^_^

Saturday, May 14, 2011

The Underwater World

Haha, judul posting ini sebenernya lebai *kayak orangnya ya :p

Aku cuma mau posting foto-foto kemarin di bawah permukaan air yang nyenengin untuk diliat karna warnanya biru (biru itu menentramkan!) Dan sesuai kata mrs. SIMPSON foto ini juga berseni :D

aw aw aw.. no komen yaaa
aku maluw ;p

eaaa... :D

Sebenarnya masih ada foto-foto lain,
tapi ga pantes untuk di post disini karna alasan ga mau kena UU pornografi
;p

Trus foto ini juga ngingetin waktu diving dulu di Bali yang juga sama menyenangkannya untuk diliat :




Ahh.. I miss those adrenaline challenges
:D

Cemburu Memang Membutakan


TEMPO Interaktif, Cemburu--kata orang--adalah tanda cinta. Tapi, karena rasa cemburu pula, banyak orang gelap mata. Karena cemburu, seorang remaja di Bondowoso, Jawa Tengah, rela melukai telinga saudara sepupunya hingga hampir putus. Karena cemburu pula, seorang perempuan berusia 25 tahun bunuh diri dengan terjun dari lantai tiga apartemennya di Jakarta Barat, awal bulan ini.

Meski penyebab dan cetusan rasa cemburu berbeda, pada dasarnya setiap orang pernah merasakannya. Ada psikolog yang mengartikan cemburu sebagai reaksi kompleks yang menunjukkan adanya ancaman pada hubungan dengan pasangannya. Tak seperti rasa iri, rasa cemburu biasanya diikuti dengan perasaan takut kehilangan.

Sisi positif cemburu dalam dosis yang tepat memang bisa membuat tiap pasangan waspada dan mendorong keduanya untuk saling menjaga serta menghargai keberadaan masing-masing.

Namun, tak seperti ungkapan "cemburu buta", sebuah penelitian membuktikan bahwa rasa cemburu secara literer memang bisa membutakan mata pribadi yang merasakannya. Inilah yang bisa jadi berujung pada berbagai perilaku tak masuk akal yang dilakukan oleh orang yang merasa cemburu.

Dua profesor psikologi dari University of Delaware, Amerika Serikat, menemukan bahwa perempuan yang dikondisikan merasa cemburu menjadi sangat terganggu ketika diperlihatkan gambar-gambar yang menunjukkan emosi yang tak menyenangkan. Lebih jauh, mereka seolah dibutakan dan tak sanggup menemukan sesuatu yang menjadi target untuk mereka temukan.

Para peneliti, Steven Most, Jean-Philippe Laurenceau, dan para kolega mereka, menyimpulkan bahwa hasil penelitian mereka ini menguatkan sesuatu yang unik dalam hubungan sosial dan persepsi manusia. Sudah lama diketahui bahwa emosi yang berkaitan dengan hubungan sosial mempengaruhi kesehatan mental dan fisik. Tapi kini tampaknya emosi yang muncul juga benar-benar bisa terlihat.

Cetusan rasa cemburu adalah campuran dari:
  1. Emosi: perasaan sakit hati, marah, kesedihan, rasa iri, takut kehilangan atau merasa dipermalukan.
  2. Pikiran: kebencian, rasa bersalah, perbandingan dengan orang ketiga, ketakutan akan citra diri, kasihan pada diri sendiri.
  3. Perilaku: lemah, gemetar dan berkeringat, pertanyaan dan keinginan untuk diyakinkan terus-menerus, perilaku agresif, bahkan kekerasan.

Mengobati Sendiri Rasa Cemburu
  1. Beri kesempatan kepada diri sendiri untuk berpikir, apa yang memicu rasa cemburu, adakah bukti hubungan Anda dalam bahaya? Apakah kecemburuan Anda akan membuat kondisi membaik atau malah memburuk?
  2. Ketika mulai merasakan ada sentilan rasa cemburu, ingatkan diri sendiri bahwa pasangan Anda mencintai serta menghormati Anda, dan tak ada hal buruk yang bisa terjadi.
  3. Tanyakan kepada pasangan Anda untuk meyakinkan bahwa rasa tak aman yang Anda rasakan sebenarnya bisa diatasi bersama.

Hidup Bersama Pasangan yang Pencemburu
  1. Berpikir terbalik. Berpikir bahwa cemburu itu adalah tanda cinta, bahwa pasangan Anda sangat menghargai hubungan Anda dengannya. Jadi, daripada bersikap defensif, lebih baik mencoba memahaminya.
  2. Periksa perilaku Anda. Tak ada asap jika tak ada api. Bicarakan dengan pasangan, apakah ada perilaku Anda yang memicu rasa cemburunya. Siapa tahu perilaku yang Anda anggap biasa justru menjadi pemicu rasa cemburunya.
  3. Bangun kepercayaan pasangan. Sempatkan berbicara kepadanya betapa pentingnya hubungan Anda dengannya serta masa depan yang Anda ingin habiskan dengannya.
  4. Bicaralah lewat kerabat atau teman yang dipercaya, atau mungkin dengan seorang konsultan.

Taken from : http://www.tempointeraktif.com

Thursday, May 12, 2011

Bangga!

Cerita ini udah saya ulang berulang-ulang ke orang-orang tapi saya belum bosan :p

Bukannya apa-apa, tapi aku bangga sama diriku sendiri.
Ketika ada bayi usia 2 hari, by. Ny. SK post sigmoidostomy atas indikasi atresia ani yang sering apneu (ga nafas) dari pagi buta jam 3, sampe aku dateng jam 6 pagi dan bagging manual (bahasa kerennya : ngambu :p) berjam-jam sampe jari keriting dan pegel, bayangin fase apneu terlama dia itu > 4 jam! jam 6 sampe setengah 8 pagi masih kadang-kadang bisa nafas spontan, tapi abis itu bener-bener total ga nafas dan biasanya selama aku di Bangsal Melati kalo udah gitu prognosisnya itu udah jelek. Apalagi Reflek Cahayanya sempet aku periksa menurun sekali dan pupil mulai midriasis (melebar) meskipun masih isokhor (diameter kanan-kiri sama). Untuk bayi-bayi yang fase apneunya lama biasanya menjadi stabil kembali itu cukup sulit. Tapi aku sama Mita (anak UPN) waktu itu ga menyerah, kami tetep ngambu bayi ini dengan sabar.

Yang membuatku bangga dengan diri sendiri adalah, ketika ada godaan orang lain yang mengatakan, "Udaaaah biarin aja kenapa.. itu juga udah jelek"

Saya tidak menuruti godaan tersebut.
:)

Dan hasilnya luar biasa..
jam 12 kurang, tanpa diduga bayi ini bisa bernafas spontan lagi...
dan stabil sampai dengan hari ini!
:)


Yang ga aku ceritain ke semua orang itu adalah fase dimana kami ngambu selama berjam-jam kami mengajak ngobrol bayi ini persis di sebelahnya. Mita pura-pura cerita sama bayinya dan aku menjawab dia seolah-olah aku bayi ini. Kami ketawa ketiwi cekikikan di samping bayi ini sambil bekerja, cerita soal dunia itu indah, cita-cita kalo udah besar (presiden, dokter, dan segala macem), cewek-cewek cantik (bayinya cowok lho :p), dan masih banyak lagi dan di akhir cerita kami selalu menyelipkan kata, "Tuhh kan dek.. makanya nafaaas... ^___^"




Aku jadi bertanya-tanya,
ada pengaruhnya ga ya komunikasi positif di samping bayi sehingga membuat dia bisa stabil kembali? :D

Terakhir... :D

Hanya karna saya dicemburui dan difitnah udah punya laki baru, saya tidak boleh balik memfitnah.

itu pelajaran penting hari ini
walopun fitnah itu terdengar lucu sekali
Hahahaha
:D

But it's okay.
It's time for me to move on
dengan ikhlas..
:)

Bersyukur

Hanya karna saya orang yang terbiasa mandiri, saya tidak boleh terpengaruh menjadi orang yang manja dan tidak bisa mengambil keputusannya sendiri.

Saya harus tetap mandiri, mencari pria yang dapat meninggalkan ibu dan ayahnya, bersatu dengan saya dan menjadi satu daging.


Hanya karna saya orang yang terbiasa berkomunikasi, saya tidak boleh terpengaruh menjadi orang yang suka menyimpan segala hal untuk dirinya sendiri.

Itu membuat saya memiliki wawasan yang lebih dangkal daripada ukuran saya yang seharusnya.


Hanya karna saya orang yang pantang menyerah dan mampu bertahan di bawah tekanan, saya tidak boleh terpengaruh menjadi orang yang mudah menyerah dan tidak mampu bertahan di bawah tekanan.

Saya harus tetap pantang menyerah, karna itulah yang membuat saya sukses bertahan merangkak dari bawah sampai dengan puncak ketinggian yang tidak bisa dimiliki oleh orang-orang yang mudah menyerah.


Hanya karna caraku mengasihi dengan apa adanya,
saya tidak boleh terpengaruh menjadi orang yang mengasihi dengan syarat kesempurnaan tanpa cacat.

Itu membuat saya tidak realistis.



***

Saya bersyukur..

Senang rasanya tidak menjadi orang seperti itu..
:)

Monday, May 9, 2011

I don't love someone...

because he tells me I'm perfect.
No, I'm not.

I love him because
he knows that I'm not
and he keep loves me anyway
:)


* * * *

Kapan ya bisa ngomong begono?
*sindrom baca status cinta orang wkwkwkw
Tuhan ampunilah diriku yang seperti ini.

=))

The Fourth Strangest Picture on My Clerkship Program

Sebagai Koas, gw sudah melewati berbagai hal dalam proses pendidikan gw untuk menjadi seorang dokter. Dan posting kali ini sebenernya masih kelanjutan dari posting sebelumnya tentang dunia koas ;p

Tapi kali ini akan jauh lebih singkat.
Ada beberapa gambar lanjutan nefrektomi kemarin yang pengen aku share di sini selama gw jadi koas. Cuma sedikit gambar karna pertama, ini berhubungan dengan masalah konfidensial atau kerahasiaan pasien. Jadi siapapun nama dengan inisial yang saya sebut di blog ini itu bukan nama yang sebenarnya untuk menjaga kerahasiaan pasien :)

Dan kedua, selama proses Koas yang udah dilewatin setaun ini ga banyak yang bisa aku lakukan selain fokus periksa pasien, fokus lapor ke konsulen, fokus melewati stase demi stase dengan aman, dan jujur, kemaren/dulu-dulu ga kepikiran untuk sharing soal dunia-dunia kedokteran baik ke keluarga, (mantan) pacar saya, temen di luar kedokteran, bahkan di blog ini. Semuanya untuk saya sendiri dan mungkin itu yang membuat hidupku kadang-kadang tampak begitu membosankan ya.. *hihihihi :p




I realized that I've seen a lot of great things in Medicine..
So here are the fourth strangest picture I've ever seen in my clerkship program
And I also put few informations related to them.

1. Tumor Cerebri Dekstra
Pasien adalah Nn. S, usianya masih muda banget, 16 tahun kalo ga salah. Tapi sejak 6 bulan sebelum masuk Rumah Sakit keluarganya mengeluhkan pasien tidak bisa bicara, tidak bisa mendengar, tidak bisa menutup mata, dan tidak bisa menggerakkan anggota geraknya sebelah kiri. Sebelum keluhan itu, keluarga ga tau apakah sebelumnya pasien menderita sakit kepala kronis atau tidak, but I bet 100 % she wud had them before since her head CT scan... was ....

well.. just look at them.

Hasil CT Scan Nn. S

Saya ga berani ambil gambar pasiennya, karna selain masalah konfidensial, ini juga tentang masalah etik. Yang jelas mata pasien infeksi karna selama 5 bulan tidak bisa menutup mata, tampak menonjol ke luar karna desakan dari tumor. And now let's just see the CT. The tumor was so BIG! Honestly, it is the BIGGEST brain tumor I've ever seen during my clerkship program! Ga heran kalo tumor ini mendesak saraf yang lainnya sehingga keluhan seperti tidak bisa bicara dan lain sebagainya itu ada. Bandingkan gambar CT Scan normal dengan salah satu potongan dari CT scan tersebut

Gambar CT Scan Normal

CT Scan Tumor Cerebri Dextra

Tipe Kistik katanya karna seperti terlihat kapsul yang mengelilingi tumor tersebut dan gambaran yang lebih gelap itu adalah pembengkakan dari otak kanan pasien sendiri. Tentang tumor otak, semuanya bisa dibaca di sini

Pencegahan tumor otak sebenarnya sama halnya dengan pencegahan tumor pada umumnya: gaya hidup sehat, mencegah konsumsi pengawet/pemanis/zat-zat kimia yang tidak aman atau secara berlebihan, banyak makan sayur dan buah karna mengandung antioksidan yang dapat mengikat radikal bebas sebagai salah satu pencetus sel tumor, mencegah radiasi berbahaya, dan masih banyak lagi (bisa disearch di internet).

Kalo ga salah pasien ini dijadwalkan untuk operasi 2 bulan yang lalu.
I just hope the best for her and her family.. Amin.

2. Sturge Weber Syndrome (SWS)
Pasien, Tn. K, usia 50 tahun, dengan keluhan benjolan di dahi pasien sejak beberapa bulan yang lalu. Tidak nyeri, kenyal, awalnya timbul kecil perlahan-lahan membesar. Katanya mulai timbul setelah tersambar petir beberapa tahun yang lalu. Here is the picture :


Intinya SWS merupakan sindrom neurokutaneus dimana terdapat angioma, kalsifikasi, kelainan vaskuler, dan sisanya bisa dibaca disini.

Diagnosis diferensial pasien ini adalah hemangioma.

Apakah ini ada hubungannya dengan sambaran petir? Well I'm not sure..
Yang pasti hindari petir kalo ujan mulai turun
:)

3. Kembar Siam
Sampai saat ini diyakini bahwa faktor hereditas memainkan peranan penting dalam proses kelahiran kembar. Pada umumnya keluarga yang memiliki anak kembar memiliki riwayat kelahiran kembar di antara kerabat-kerabatnya. Meskipun demikian belum jelas kode genetika yang mana yang membawa sifat-sifat kembar.

Nah keadaan kembar siam adalah keadaan anak kembar yang tubuh keduanya bersatu karna zigot dari bayi kembar identik ini gagal terpisah secara sempurna.

Selama koas di stase Anak, yang sering aku lihat adalah bayi prematur dengan berat terkecil 900 gram alias 9 ons, sampe yang paling besar sekitar 4500 gram alias 4,5 kilo, bayi bibir sumbing, dan bayi lainnya yang terkena penyakit. Tapi keunikan yang satu ini baru pernah aku lihat sekitar 3-4 bulan yang lalu: Bayi Kembar Siam.

Kembar siam di bagian perut

Kemajuan teknologi kedokteran di Indonesia cukup membanggakan sehingga dapat membuat operasi yang bisa dilangsungkan di Tanah Air untuk memisahkan kembar siam. Setau aku pasien ini kalo ga salah dirujuk ke RS rujukan provinsi atau Nasional untuk direncanakan operasi pemisahan. I hope for the best to them :)

4. Kelainan Kongenital
Sebenernya ada 2 gambar yang pengin aku aplot di sini tapi aku cuma punya 1. Dan jujur, aku ga liat langsung pasien ini dan cuma dapet dari temen aja. Sebenarnya aku awalnya juga ragu-ragu untuk mengaplot ini, takut disalahgunakan pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Tapi aku antisipasi dengan memperkecil ukuran gambar ini dan aku cuma mau menghimbau kepada seluruh ibu hamil yang mungkin baca ini: jaga baik-baik kehamilan anda! Jaga asupan makanan, jaga kesehatan, hindari infeksi TORCH (Toxo, Rubella, Citomegalovirus, dan Herpes) karena infeksi tersebut bisa menyebabkan kelainan-kelainan pada bayi nanti. Konsultasi sama dokter kandungan anda, cek antibodi TORCH sebagai skrining awal sebelum kehamilan juga merupakan keputusan yang bijak meskipun mahal T.T (1 jutaan kalo ga salah biayanya). Dan sumprit, aku yakin TORCH cuma salah satu dari berbagai penyakit kehamilan yang lainnya...


That's why, selama koas anak di Bangsal Melati (Bangsal High Care Unit untuk Neonatus) dulu, rasanya bersyukur.. amazing... dan takjub banget kalo bisa nemu kelahiran dengan bayi normal, sehat, tanpa cacat, tanpa kelainan. Sekaligus merasakan betapa mujizat Tuhan dengan aku yang sehat. Kita harus mensyukuri itu guys..
:)


Ini salah satu kelainan kongenital yang paling fenomenal yang pernah gw tau selama gw koas :

Sizenya sengaja kecil banget.
Aku ga perlu deksripsikan dengan detail ya gambar tersebut
selain ga punya hidung, mulut, juga kelamin dan anus.


***


Well, that's all the fourth strangest picture during my clerkship program.
Aku menyadari, mungkin akan ada banyak hal lagi yang akan aku temui kelak jika Tuhan mengizinkan. Aku berharap semua pengetahuan yang aku dapatkan dapat aku ambil manfaatnya sebaik-baiknya untuk dapat dibagikan kepada orang lain supaya bermanfaat juga untuk orang lain. Sekaligus promosi hidup sehat supaya waktu lagi ga di Rumah Sakit kerjaanku ga cuma bengong-bengong aja kalo lagi sendirian

;p


Pembaharuan Hari Ini

Berawal dari sebuah pertanyaan, "Ka, dulu setelah kaka batal menikah, apa yang kaka lakuin sampe akhirnya ketemu sama ka Nita?"

Kakak ini, dengan sederhana tapi dalem, jawabannya benar-benar di luar dugaanku.
"Mempersiapkan hati. Memberikan pengampunan. Dan tidak hanya cukup disitu. Coba kamu baca di Matius 5. Memberikan jubah bagi yang meminta baju, memberikan pipi kiri bagi yang menampar pipi kananmu. Memberikan orang yang meminta kepadamu dan jangan menolak orang yang meminjam dari padamu. Jadi saya tidak hanya mengampuni, tetapi saya juga memberkati dia.. :) "

Ringkasnya begitu, dan DEG! * kaget ceritanya :p
Kalimat selanjutnya dalam otak ku hanyalah sebuah pertanyaan besar sambil bercermin kepada diri sendiri, "What have I done...?"


Apa yang telah aku lakukan akhir-akhir ini?


Masih sering muncul dalam sikapku akhir-akhir ini, betapa munafiknya aku menganggap aku telah menerima apa yang telah terjadi dalam hidupku akhir-akhir ini dan menganggap aku telah memenuhi standar Tuhan dan aku akan diberkatiNya! Menganggap aku telah menerima bahkan juga telah mengampuni apa yang telah terjadi dalam hidupku, sementara faktanya aku masih sangat jauh dari pada itu ketika aku masih memendam rasa benci dan ketidaksukaan ketika Mba T***n lewat (Orang yang telah mengubah jadwal koasku jadi 10 bulan "kerja" tanpa libur, sekaligus menggagalkan impianku backpacker ke Thailand walopun tiket sudah di tangan dari sejak berbulan-bulan yang lalu...) Betapapun hancurnya impianku.. dan aku "kerja rodi" tanpa bayaran tanpa liburan 10 bulan ..

Atau ketika setiap aku teringat "seseorang" yang memutuskan untuk pergi dariku setelah apa yang kami bangun selama ini, karna hal yang tidak bisa ia jelaskan dengan baik supaya membuatku mengerti. Menolak niat baik dan komitmenku untuk berubah jika itu memang karna kekuranganku. Membiarkan aku berada dalam kubangan pertanyaan besar dan tidak mempedulikan aku terjebak di dalamnya. Bahkan hubungan kami saat ini seperti halnya musuh yang tidak ingin menjalin apa-apa yang baik lagi meskipun jika itu hanya sekedar pertemanan.
Aku nyaris, NYARIS, menyumpahi dia, "Suatu hari nanti, kamu akan ditinggalkan orang lain hanya karna kekuranganmu, sementara kamu tau tidak ada manusia di dunia ini yang sempurna.."







what have I done...?




Dan hari ini aku diajarkan untuk memberkati mereka...






***

Dear followers,
aku ga peduli apakah postingku kali ini masih bermutu lagi ato enggak.
Aku telah menerima berkat Tuhan sore ini dan aku hanya ingin membagikannya kepada kamu..

Aku ajak kamu untuk membuka kembali masa lalu kamu yang paling dalam kamu ingin kuburkan. Aku ajak kamu sebentar saja, mengingat "dengan sengaja" orang-orang yang telah membuat hidup kamu berubah dan terpuruk saat ini ataupun masa lalu. Siapapun orang lain yang telah menyakiti hati kamu.

Bercerminlah kepada diri kamu sendiri,
dan jawablah pertanyaan ini dengan jujur...
1. "Apakah aku telah benar-benar mengampuni mereka?"
2. "Apakah aku telah benar-benar menerima apa yang mereka lakukan kepadaku?"

dan pertanyaan yang terbesar yang bisa aku berikan saat ini adalah,

3. "Apakah aku masih mau memberkati mereka dengan kasihku kepada sesama setelah apa yang telah mereka lakukan padaku?"

...



"Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi. Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu. Dan kepada orang yang hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu. Dan siapapun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil. Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu."
Matius 5 : 38-42




For someone out there.. :)
Aku tau kamu ga akan baca ini,
Tapi terima kasih untuk hal yang telah aku terima sampai dengan saat ini


Aku mengampuni kamu,
dan aku memberikan pipi kiriku, jubahku, dan mau berjalan dua mil meskipun kamu hanya meminta satu mil

karna saat ini aku mau memberkati kamu...







Tuhan memberkati.
:)

Wednesday, May 4, 2011

Interesting Stories

Aku baru nyadar kalo aku punya beberapa follower di blog ini. Aku tau si kalo blog itu ada followernya, karna blogku yang lain juga punya beberapa follower yang....., ok, ga penting untuk diceritain disini :p

Nah, maksudku barusan tadi adalah, aku baru nyadar kalo follower di blog ini ternyata bukan cuma temen/sahabatku, bukan cuma orang yang aku kenal, ato orang yang pernah ngobrol denganku, ato yang pernah aku pamerin alamat blogku, en blablabla. I mean they are COMPLETELY stranger of which I dont even know anything about them, about their blog and yes! Blogku beberapa waktu belakangan ini isinya cuma curhat-curhat doank yang ga penting yang aku rasa bukan itu alasan mereka follow blog ini :p

So, untuk meningkatkan kualitas isi blog ini yang telah menurun belakangan, I want to say "Hi" to my followers *sok penting ceritanya :p* and... I have some interesting stories to tell you about today.. :-> *smug face* Ini cerita masih berhubungan sama cerita koas Bedah :p

Cerita pertama
Semalem aku jaga lagi dari jam 10 malem sampe pagi setelah terakhir aku jaga aku dapet Laparotomy pertama dan jadi As-On untuk pertama kalinya. Belom dateng aja, yang shift jaga siang udah ngasih kabar kalo bakal ada operasi 1 Craniotomy dan 1 Colonostomy yang sudah menunggu, dan denger-denger bakal ada rujukan pos kecelakaan bis di daerah Rawalo yang katanya berkisar 13 orang yang bakal dikirim! :-O

Aku udah prepare untuk tidur siang sekitar 2 jam-an, dan berencana tidur sebentar sebelum berangkat jaga. Tapi denger kabar gitu bukannya malah bisa tidur aku malah jadi nonton Grey Anatomy dah sampe berangkat jaga :p

Aku pun berangkat dengan sedikit setengah hati karna aku tau tidurku bakal ga berkualitas malem ini, bahkan mungkin aku terancam ga bakal tidur sama sekali. Padahal aku minggu ini lagi stase di Instalasi Bedah Sentral (IBS) yang artinya besok pagi aku harus follow up dan ngikutin semua operasi Bedah Umum yang terjadwal satu persatu sampe selesai di kamar operasi *baca: berdiri berjam-jam -_-"

But it's allright, I'm going to be a doctor, and I have to save people *someday :p* so let's FIGHT! "\(^.^)/" Akhirnya aku pun milih ikut jadi Asisten Operasi (As-Op) colonostomy sementara para cowok ikut craniostomy yang biasanya makan waktu lebih lama karna buka-buka otak. Tn. M usia 40an dengan Ileus Obstruktif et causa Ca Rectum (Kanker Rectum). Intinya gejalanya ada gangguan BAB (belum BAB 10 hari), BAB berdarah, perut makin membesar, metallic soundnya ga terlalu kedengeran si, tapi Borborygm nya kedengeran banget.

Don't ask me about colonostomy thingy,
It's not the thing that is most interesting today. Intinya gw ngebantu Residen Bedah bikin lobang buatan di perut buat ngeluarin feses alias tinja yang udah ngetem 10 hari di perut sampe warnanya ijo, dan walopun aku pake sarung tangan, jangan tanyakan seberapa sering aku menyentuh mereka yang nyembur-nyembur keluar, oke?? :D

Lanjut :p

Operasi baru selesai jam tengah tiga pagi, ternyata rujukannya ga jadi dateng, dan gw masih seger buger ga ngantuk sama sekali setelah operasi. Sempet ngantin, sempet minum en ngobrol, sempet gedebak gedebuk di matras lantai, tapi tetep aja mata ga ngantuk-ngantuk sampe jam tengah 4, baru deh jam segitu aku ngerasain semua anggota badanku tiba-tiba nyerah ama bumi dan pengen hilang pasrah ditelan entah kemana.

Conclusion :
Aku baru ngerti kalo tidur berkualitas itu bukan soal berapa lama kamu tidur, tapi tentang seberapa nyenyak kamu tidur sampe kamu ga denger suara ngorokmu sendiri :p

Cerita kedua
Pagi-pagi jam setengah 6 aku dibangunin, udah jelas, aku ngantuke pol. Jam 7 aku udah ada di Bangsal Kenanga lagi, fresh, wangi, keramas, dan udah siap follow up pasien. Aku dapet pasien Tn. S, usia 79 tahun, dengan diagnosis Hernia Scrotalis Dextra (artinya ada benjolan di kantung kanan kemaluan pasien karena dinding perutnya rapuh jadi usus keluar dan masuk ke scrotum). Wajar si kalo usia segitu ada hernia, salah satu dari Trias Geriatri. Papaku juga kemarin abis operasi hernia.

Sebagai Koas, udah jelas kami harus periksa fisik pasien sebelum operasi dan kami harus tau, liat, dan kenal di mana kelainan/penyakitnya. But the problem is... ini SCROTUM gitu loh.. Ethical problem. Gara-gara seniorku ada Edi sebagai satu-satunya cowok di kelompok kecilku, sebelumnya biasanya kalo berhubungan sama kemaluan laki-laki, selalu Edi yang aku mintain tolong priksa sebentar sementara aku periksa yang lainnya, tapi kali ini Edi harus follow up di bangsal lain dan ga ada cowok lain. Jadi mau ga mau : I have to do it.

Aku, "Benjolannya sudah berapa lama pak? Sakit apa enggak?"

Pasien, "Ini benjolannya udah setaun. Kadang keluar kadang masuk lagi ke dalem. Ga sakit, tapi ga nyaman, jadi besar sebelah" Begitu kata pasien dalam bahasa jawa.

Ringkasnya, setelah anamnesis singkat yang rada basa-basi sambil ngarepin Edi dateng tapi ga dateng-dateng, akhirnya sampelah aku di pemeriksaan fisik dengan rada ga enak ati karna ruangan itu penuh sama 8-10 pasien lainnya. Aku pun minta ijin, "Maaf pak, boleh saya liat sebentar ga benjolannya..?"

Pasien, dengan semangat sambil buka sarungnya seolah-olah usianya masih 30 tahun, "Oooh.. boleh! Boleh mba! Dipegang-pegang juga boleh, diteken-teken aja sini..." sambil mau narik tanganku dan menunjukkan ke arah mana aku harus neken-neken scrotumnya..


Sumpah, kalo dia bukan pasien yang lagi kena Hernia Scrotalis Dekstra, aku bakal nganggep semangat itu sebagai semangat-yang-ga-ada-hubungannya sama Hernia Scrotalis Dekstra...




Cerita Ketiga
This is the most interesting story. HARAP DIINGAT! Ini bukan soal saya menganggap penyakit pasien adalah hal yang menarik dan menyenangkan untuk dikonsumsi. Saya bukan termasuk orang yang tertawa di atas penderitaan orang lain. Ini adalah pembelajaran untuk pengetahuan saya, dan saya menganggapnya menarik karena saya dapat memberi pengetahuan ini kepada orang lain (kamu) tentang apa yang saya dapat, supaya orang lain juga bisa menjaga tubuh dan kesehatan mereka sehingga tidak terkena penyakit seperti yang saya ceritakan.

9 Operasi di IBS, dan yang paling menarik adalah operasi ketiga yang aku ikuti.

Pasien Ny. R, usia 65 tahun, dengan Batu di Ginjal Kiri dan pembengkakan ginjal kiri derajat 3-4 (Diagnosis dokter : Nefrolithiasis sinistra dengan hidronefrosis grade 3-4) harus menjalani Nefretektomi yang artinya ginjal kirinya seluruhnya harus diambil saking besarnya batu yang berada di ginjal kirinya.

Liat bayangan putih di pojok atas itu?
Itu batunya. Bentuknya udah menyerupai ginjal.

Yang mengerjakan operasi ini adalah residen bedah. Tapi di tengah operasi, entah kenapa Residenku bener-bener susah ngambil ginjal kirinya yang seharusnya diangkat ke luar dari lubang dan dipotong lalu dijait. Tapi berkali-kali mencoba dan gagal, akhirnya kami konsul sama konsulen, yaitu dr. JS, Sp. B.

Setelah konsulen datang dan dilihat-lihat dari luar, ginjal kiri ini mengeluarkan nanah dan ada beberapa kista di dinding kapsulnya. Indikasi total untuk nefretektomi. Dan dengan cekatan, belum ada 5 menit, beliau tau kenapa tadi ginjal ini sulit keluar, beliau berhasil mengambil ginjal tersebut keluar, dengan ukuran yang ga disangka-sangka! 4-5 kali lebih besar dari ginjal normal!! Ini yang menyebabkan tadi susah banget keluarnya. Permukaannya berbenjol-benjol yang mana seharusnya mulus, bersih, dan licin, dan ada nanah+kista di dindingnya. Ga ada 15 menit kemudian, dengan cekatan ginjal itu dipotong dan dimasukkan ke dalam kantong plastik berisi formalin untuk dibawa ke Laboratorium Patologi Anatomi.

Do you wanna know how big it was?
Blurry, but here is the picture

Ginjal normal adalah seukuran sekitar telapak tangan saya
Ginjal dalam gambar : 4 kali genggaman telapak tangan saya

Dan batu di dalam ginjal itu...
Really.. It was such a big stone. Kalo disambung-sambungin mungkin ukurannya ada sekitar 6-8 cm. Padahal batu sebesar 0,5 cm ato lebih aja nyerinya udah setengah mampus *kata orang.


Keras... bagai batu..
*It is, moron!


Pasien ini post op dirawat di ICU kalo ga salah, dan walopun saya belum denger kabar terakhir karna saya ga follow up pasien ini, saya berharap beliau baik-baik saja dan dapat pulih seperti sedia kala. Amiin..


So people,
That's all my interesting stories about today. Berhubung gw ngenet di warnet dan ternyata turun ujan, jadi eik cepet-cepet deh ngelarin ni cerita :p

Kesimpulannya : baik-baik jaga kesehatan kamu. Jangan suka nahan kencing, baik-baik jaga asupan makanan, jangan berperilaku yang beresiko, gaya hidup sehat. Salah satu hal yang sangat mahal dibeli dengan uang adalah kesehatan.

And hello Yosi,
Jangan jadi dokter yang jarkoni, baek-baek jaga kesehatanmu juga yah!
;p

Tuesday, May 3, 2011

It's not about...

Rush in a competition of finding new heart and leave the old one.
It's not about having a competition to see which one do the first step to move on.

It is about...
Finding someone exactly, properly, and precisely,
to make my life easier with
happier with
and not to leave me
screw me
or ignore me behind.


My life is complicated already.
And I don't need you to make it much more complicate.


Sunday, May 1, 2011

Semu

Aku sering merasakan kebahagiaan yang kudapat hari-hari ini adalah kosong.
Kebahagiaan semu.

Ini bukan tentang kebahagiaanku ketika bersama teman dan sahabat-sahabatku. Karena ketika bersama mereka, aku merasakan seluruh masalah dan bebanku hilang begitu saja :)

Ini tentang hidup yang aku coba jalani saat aku sendirian
dan mengandalkan kekuatanku sendiri..
Hidup yang sepi, dan tidak bahagia.


Tuhan apakah ini yang Kau kehendaki?
Bahwasanya aku harus belajar keras untuk mengerti bahwa kebahagiaan sejati
hanya dapat kuperoleh bila aku sepenuhnya berserah kepadaMu?

Sanggupkah aku sendirian Bapa?
Aku pun merasa aku ga ingin sendirian..



Datanglah kepadaku Bapa..
Aku mencariMu.
Masuklah ke dalam pintu hatiku
Dan tinggallah di dalamku,
selamanya..

There's a hole in my heart

and I do need someone to fill it up
gently and smoothly..

Friday, April 29, 2011

My First Laparotomy


Oke, 1 tahun ngo-ass, 7 stase telah terlewati, memasuki stase ke 8 dari 13 stase, dan baru kemarin lah aku full-time masuk dan ngikutin yang namanya operasi di Kamar Operasi alias OR alias OK.

Kemarin aku jaga IGD, sebagai junior yang belum ngerti apa-apa dan seniorku yang sebenarnya (Afrin+Happy) belum dateng, bertanya-tanyalah aku pada senior yang ndilalah kemarin masih ada tapi ga tau lagi kenapa karna suka ngomel sendiri, lari ke sana lari ke sini, ga fokus ngomongnya, pokoknya ga jelas deh. aku si cuma bisa cuekin aja n stay cool walopun aku gemes pengen ngomong, "bisa ga fokus diem di situ bentar?" *bisa di timpa ya ane kalo beneran ngomong gitu ;p

Jeng jeng jeng jeeeeng...
Baru pertama jaga udah langsung dikasih rencana operasi 1, dengan peritonitis generalisata, pasien bangsal Kenanga, tinggal nunggu jawaban dari bagian Anestesi. Gara-gara masih kesambet grey anatomy, entah kenapa dalam diriku ada hasrat pengin masuk gitu jadi asisten, siapa tau mungkin dengan ngeliat full operasi untuk pertama kalinya, aku langsung bisa kayak Meredith ato Izzie ato Yang yang jago banget ;p


Tn. M, usia 40an, datang dengan keluhan nyeri pada seluruh lapang perut, nyeri tekan di seluruh lapang abdomen, defense muscular (+), en blablablabla. pokoknya khas Peritonitis dah ;p

Jadi kalo koas Bedah ada di dalam OK itu hanya akan menjadi 2 hal: As-Op alias asisten operasi yang nemenin di samping operator yang operasi sama As-On alias asisten yang ga nemenin di samping operator yang operasi *reverse. Aku jadi As On, Seniorku jadi As op. Artinya aku lah yang kemana-mana kalo operator operasi butuh ngrebus NaCl, butuh ngambil obat di apotik IGD, ngambilin plastik, buka-bukain lemari, ambil-ambilin barang, dan yang paling yummie yang baru gw tau kemarin adalah, mbuang cairan post suction!!!!

Tau ga kenapa yummie?
Penampakan dari luar pasien ini bener-bener nampak ga ada apa-apa, hanya posisinya aja yang tegang karna pasien ini menahan nyeri di perutnya. Setelah dibius pun, sebelum operasi mulai, perutnya juga ga keliatan ada masalah apa-apa tuh. Tampak agak cembung seperti bapak-bapak pada umumnya dan kulitnya sehat. TAPI setelah diiris sedikit lubang ke dalam, keluarlah nanah yang langsung nyembur keluar ndlewer-ndlewerrrr kemana-mana. *udah yummie belum? ohya, aku udah bilang belum soal bau busuk yang langsung menuhin kamar operasi sampe keluar? ;p*

Kalo diambil pake gelas, ada kali 2-3 gelas buat ngambil nanahnya doank.
Dan tu nanah kan di hisap pake alat yang namanya suction bercampur darah, guyuran NaCl dan segala macem jaringan kecil yang lepas, dikumpulkan ke dalam satu wadah pot cairan suction. Dan gw, GW yang disuruh ganti pot itu kalo udah penuh, which means aku bakal lepas penutupnya, pindahin penutupnya ke pot lain, ambil tu pot yang isinya penuh hampir ndlewer-ndlewer, gotong keluar, buang di tempat cucian. Bagusnya aku ga pake sarung tangan lagi ngebuangnya! *Baru jadi As On untuk pertama kalinya, oke?? :-S *Aku melakukan itu 2x kalo ga salah :p

Saya ga jijik, serius. Di forensik pernah ngadepin yang lebih parah : mandiin mayat post-kebakaran yang baunya juga ga kalah oke. Cuma saya agak khawatir karna saya ga tau latar belakang pasien ini, termasuk belum cek-cek HbsAgnya, Anti HCV, and blablabla. Dan setelah 4-5 jam berdiri non stop belum termasuk lari-larinya, kepalaku langsung nyut-nyutan dahsyat karna migren kumat *padahal selama operasi bener-bener ga berasa loh :D* Tapi selama niatnya baik mah, pasti Tuhan berkati ya, amiiin.

Tapi aku jadi kepikiran sesuatu :p
Mungkin semua orang seperti itu ya, penampakan dari luarnya tampak baik-baik saja, sehat. Kulitnya sehat, paling nyeri-nyeri dikit aja. Tapi siapa yang tau dalamnya? Seperti halnya pasien ini yang appendix dan omentumnya ternyata sudah menghitam karna busuk, ususnya yang sudah berlubang dan infeksi dan harus dipotong cukup besar 2 jaringan tersebut untuk menyelamatkannya.

There are guys that has come to my life recently.
Dan gw belum genap sebulan putus dari mantanku *yang berarti I'm not in a rush of finding a new guy to replace the old one*
I'm still afraid.
I'm afraid meeting that kind of men, yang dari luar sepertinya tak ada apa-apa, sementara dalamnya aku ga tau seperti apa. Aku juga ga tau sampe kapan akan seperti itu. Apakah akan sama kek dulu dimana aku perlu waktu yang lama untuk memulai hidup baru sementara banyak hal harus aku pertimbangkan karna usiaku sudah beranjak matang. Ato bisa juga hanya akan jadi sementara karna Tuhan kasihan udah ngirimin malaikat-malaikatnya pada sahabat-sahabatku, sementara aku belom ;p



And the most thrilling moment is that I'm afraid to be that kind of person too,
karna seperti kata Residen Bedah ku yang bener-bener baru hari ini ketemu selama beberapa jam, dia udah langsung bilang, "Kamu itu tegar karna kamu sudah banyak melewati berbagai hal, tapi kamu kompleks. Banyak lompatan-lompatan dalam hidup kamu yang fluktuatif. Kamu menyimpan banyak hal dalam diri kamu tapi sebenarnya yang keluar dari kamu selama ini belum seberapa."








Aku harap yang belum seberapa itu yang baik-baiknya aja.

Thursday, April 28, 2011

It's Fun! :D

Hi readers.. :p
Right now, I have no reflection to share to you, and I just wanna share some fun. Berhubung (lagi) kaga ada kerjaan (one in a million neh pulang gasik begini kalo lagi di stase besar ;p) sambil nungguin jaga ntar jam 2, here I upload some pictures about yesterday *absolutely picked the good one :p



bulet banget muka eik T.T

Iiih aku manis yaaaa *wekekekek ;p

ciyeeeee takep banget sih itu.. xD
*jerawatnya maksudnya --a

SO Jupe!

Mau nangis apa kebelet boker ndut?

We are NOT a couple!
but somehow, I REALLY like this picture!!!
Hahaaaaa :D

Jadi ceritanya kemarin kita karokean, dan aku joged-joged ples teriak-teriak gila setelah siangnya mewek-mewek depresi, eh bukan, Mixed-Anxiety-and-Depression Disorder (MAD) kalo kata para mantan koas jiwa ;p

Waktu gw nyari soal MAD ini, eh malah ketemunya inilah..
"depression is much more difficult to treat. In addition, when depression is accompanied by an anxiety disorder, the suicide rate among depression sufferers increases dramatically."

Article Source: http://EzineArticles.com/475263

Great..
Kalo ada yang mau neliti bagaimana proses psikis orang sebelum bunuh diri dan sebelum berniat melakukannya, look at me. Perharps I wud be your most valuable candidate.

So back to our topic,
Joged-joged sambil treak-treak bernada.
It's really-really-REALLY fun doing it, you know.
Sekarang gua ngarti kenapa kalo di tipi-tipi orang stress itu dibawanya ke pante ato gunung dan disuruh treak. Sementara buat eik kalo begonoan mah ga ngaruh yeh, kalo dibawa ke pante mah mending foto-foto. Ato kalo ke gunung juga foto-foto sambil menikmati indahnya gunung. Mending buat jalan-jalan :p

I also like some words di album yang Jupe tulis di fb-nya
"antara forensik, bedah, radiologi, interna & apaan lagi dah tau ... we share our time, run from our hectic days ... make it better to face the 'unknown' tomorrow"






So, right now,

I have to move on about Thailand.
I have to give up my dreams..
My BIG dreams about Thailand
and backpacking around there.

One of my bestfriends yesterday told me something (again ~.~ )
That it isn't actually give up,
Let's make it simple.

Maybe..
It's just not my day..
It's another people's day...

Perhaps tomorrow I'll build a new one.
A better one.
Though tomorrow will remain unknown,
But still, don't stop here.
I won't just stop here.
And I won't just giving up.

Dont worry my friends,
Take your choice..
Take your chance..



That day could probably not mine
Because that day is yours..
:)







...................... Apa sih yos?? --a ....................


So here I am.
Make it better to face the unknown tomorrow..
*damn, she really knew how to say it mysteriously!

Wednesday, April 27, 2011

For My Bestfriends


Thank you so much,
for being that kind of bestfriends
(^_^)

Tuesday, April 26, 2011

Friendship :)

Hey, aku habis baca-baca posting dari blog mrs. Jupe.
I like her post about friendship, cause it reminds me to this picture that comfort me all the time whenever I feel lonely. Got it once in Pantai Depok, Yogyakarta, with one of my bestfriends, Satwika Pramesti Anindya Wardhani *which is getting married 3 months by now :p

Artistic, huh? :p


Dan sampailah aku di posting tentang "I'm-okay-don't-worry-but-actually-I-need-your-help" yang Jupe tulis.

I like her as one of my bestfriends actually, cause she's simple, careful, honest, and funny. She's attracting people's attention while she didn't attract attention from herself *funny, rite? :p*
But this time, her writing attract my attention more than herself :p


Did you see something on those words I repost?
Or at least someone by those words?

I see a jerk whose her ass got burned in a heat, but instead of finding something to make her ass going well as better as her fart, she's just stand up, pretending to be okay, and then walk away with a bunch of her charred buttock fresh meat
And yeah!
that moron is totally me.

Tooouuutally me!






:D



Ngebaca posting dia aku jadi sadar sesuatu,
I'm really good at pretending.
I mean,
I'm really-really-really good at pretending.

I am good at pretending that I'm okay
I am good at pretending that I've forgot about someone
I am good at pretending that I don't need anyone else
and even I am good at pretending that I've moved on.

But I'm glad to know that :D
I'm glad to get to know better to myself..


Cause that means,
people who knows that I was actually not okay instead that I'm pretending okay,
or knowing when I instead acted like I dont need anyone else (including you :p)
while inside I did need someone to cheer me up, to accompany me wasting time by doing nothing, or to just listen to what I'm saying even if it means nothing..

I would be so much grateful to get to know about that kind of people.






And that people...
could probably be you....
:)

Monday, April 25, 2011

Hobi baru

Gw lagi suka foto-foto diri sendiri yang ga penting, aneh, tapi tetep manis, and whatsoever I wanna be :p

Tapi berhubung hp nokia bocoran abis, yang menyebabkan penggunaan kamera tidak pada fungsi yang semestinya, gw ga bisa narsis2an gokil yang sebenernya pengen gokil segokil2nya, dan cuma bisa narsis2an biasa aja dan ga penting.

Petuah seorang sahabat cewe gw hari ini ngajarin gw
*emm ummm, dia ga ngajarin gw banget2 sih :p
Tapi dia menceritakan sesuatu tentang orang-yang-sudah-sangat-berubah-dan-show-off-kemana2 etc,
dan kalimat dia yang berbunyi , "you deserve more"

membuat gw sadar,
ini saatnya gw punya hobi mempercantik diri *walopun gw emang udah manis kali ya kekekekee :p* ato yang paling penting seenggaknya punya hobi menganggap diri cantik supaya aura kecantikan yang natural bisa keluar tanpa perlu dibuat-buat ato pun dengan make up.


Dan itulah kenapa gw foto2 karna gw lagi mempertimbangkan potong rambut biar ni rambut kagak rontok semau-mau perut die! At least gw pengin fresh aja gitu, walopun stase ini akan membuat gw kucel sekucel2nya,
liat aja tar kalo gw dah berduit, gw bales dendam dengan jadi kinclong sekinclong2nya :p

PD ya foto2 di kamar berantakan
~.~!

Sunday, April 24, 2011

Keep spirit

After all the confusion that finally start to over,
I think I can accept the new circumstances around me,
you know,
about Thailand,
surgery,
schedule,
and everything.

And I think,
I finally over him.

Friday, April 22, 2011

I realized something..

Ada tanggal penting di bulan ini..
The day, he was so hurt long time ago

And that make me realize,
Thank you..

For I'm not your true love,
and you have tried to made me to be that one for you.

And that hurt me.

Wednesday, April 20, 2011

Sebelum Kamu Menceraikanku, Gendonglah Aku..

Pada hari pernikahanku, aku membopong istriku. Mobil pengantin berhenti didepan flat kami yang cuma berkamar satu. Sahabat-sahabatku menyuruhku untuk membopongnya begitu keluar dari mobil.Jadi kubopong ia memasuki rumah kami. Ia kelihatan malu-malu. Aku adalah seorang pengantin pria yang sangat bahagia. Ini adalah kejadian 10 tahun yang lalu.

Hari-hari selanjutnya berlalu demikian simpel seperti secangkir air bening. Kami mempunyai seorang anak, saya terjun ke dunia usaha dan berusaha untuk menghasilkan banyak uang. Begitu kemakmuran meningkat, jalinan kasih diantara kami pun semakin surut. Ia adalah pegawai sipil. Setiap pagi kami berangkat kerja bersama-sama dan sampai dirumah juga pada waktu yang bersamaan.

Tapi ketenangan hidup berubah dipengaruhi oleh perubahan yang tidak kusangka-sangka. Dewi hadir dalam kehidupanku. Waktu itu adalah hari yang cerah.. Aku berdiri di balkon dengan Dewi yang sedang merangkulku. Hatiku Sekali lagi terbenam dalam aliran cintanya. Ini adalah apartment yang kubelikan untuknya.

Dewi berkata , "Kamu adalah jenis pria terbaik yang menarik para gadis."

Kata-katanya tiba-tiba mengingatkanku pada istriku. Ketika kami baru menikah,istriku pernah berkata, "Pria sepertimu, begitu sukses, akan menjadi sangat menarik bagi para gadis."

Berpikir tentang ini, Aku menjadi ragu-ragu. Aku tahu kalo aku telah menghianati istriku. Tapi aku tidak sanggup menghentikannya. Aku melepaskan tangan Dewi dan berkata, "Kamu harus pergi membeli beberapa perabot, O.K.? Aku ada sedikit urusan dikantor"

Kelihatan ia jadi tidak senang karena aku telah berjanji menemaninya.

Pada saat tersebut, ide perceraian menjadi semakin jelas dipikiranku walaupun kelihatan tidak mungkin. Bagaimanapun, aku merasa sangat sulit untuk membicarakan hal ini pada istriku. Walau bagaimanapun ku jelaskan, ia pasti akan sangat terluka. Sejujurnya,ia adalah seorang istri yang baik. Setiap malam ia sibuk menyiapkan makan malam. Aku duduk santai didepan TV. Makan malam segera tersedia. Lalu kami akan menonton TV sama-sama. Atau aku akan menghidupkan komputer,membayangk an tubuh Dewi.Ini adalah hiburan bagiku.

Suatu hari aku berbicara dalam guyon, "Seandainya kita bercerai, apa yang akan kau lakukan? "

Ia menatap padaku selama beberapa detik tanpa bersuara. Kenyataannya ia percaya bahwa perceraian adalah sesuatu yang sangat jauh darinya.

Ketika istriku mengunjungi kantorku, Dewi baru saja keluar dari ruanganku. Hampir seluruh staff menatap istriku dengan mata penuh simpati dan berusaha untuk menyembunyikan segala sesuatu selama berbicara dengan ia. Ia kelihatan sedikit kecurigaan. Ia berusaha tersenyum pada bawahan-bawahanku. . Tapi aku membaca ada kelukaan di matanya.

Sekali lagi, Dewi berkata padaku," He Nang, ceraikan ia, O.K.? Lalu kita akan hidup bersama." Aku mengangguk. Aku tahu aku tidak boleh ragu-ragu lagi.

Ketika malam itu istriku menyiapkan makan malam, ku pegang tangannya," Ada sesuatu yang harus kukatakan"

Ia duduk diam dan makan tanpa bersuara. Sekali lagi aku melihat ada luka dimatanya.. Tiba-tiba aku tidak tahu harus berkata apa.

"Aku ingin bercerai", ku ungkapkan topik ini dengan serius tapi tenang.

Aku menghindari pertanyaannya. Jawaban ini membuat ia sangat marah. Ia melemparkan sumpit dan berteriak kepadaku,"Kamu bukan laki-laki!".

Pada malam itu, kami sekali saling membisu. Ia sedang menangis.

Dengan perasaan yang amat bersalah, Aku menuliskan surat perceraian dimana istriku memperoleh rumah, mobil dan 30% saham dari perusahaanku.

Ia memandangnya sekilas dan mengoyaknya jadi beberapa bagian. Aku merasakan sakit dalam hati. Wanita yang telah 10 tahun hidup bersamaku sekarang menjadi seorang yang asing dalam hidupku.. Akhirnya ia menangis dengan keras didepanku, dimana hal tersebut tidak pernah kulihat sebelumnya. Bagiku, tangisannya merupakan suatu pembebasan untukku.

Ketika aku terbangun tengah malam, aku melihat ia masih menulis.

Aku tertidur kembali. Ia menuliskan syarat-syarat dari perceraiannya. Ia tidak menginginkan apapun dariku,tapi aku harus memberikan waktu sebulan sebelum menceraikannya, dan dalam waktu sebulan itu kami harus hidup bersama seperti biasanya. Alasannya sangat sederhana: Anak kami akan segera menyelesaikkan pendidikannya dan liburannya sebulan lagi dan ia tidak ingin anak kami melihat kehancuran rumah tangga kami.Ia menyerahkan persyaratan tersebut dan bertanya," He Nang, apakah kamu masih ingat bagaimana aku memasuki rumah kita ketika pada hari pernikahan kita?"

Pertanyaan ini tiba-tiba mengembalikan beberapa kenangan indah kepadaku.Aku mengangguk dan mengiyakan. "Kamu membopongku dilenganmu", katanya, "Jadi aku punya sebuah permintaan, yaitu kamu akan tetap membopongku pada waktu perceraian kita. Dari sekarang sampai akhir bulan Ini, setiap pagi kamu harus membopongku keluar dari kamar tidur ke pintu.

Aku memberitahukan Dewi soal syarat-syarat perceraian dari istriku. Ia tertawa keras dan berpikir itu tidak ada gunanya. "Bagaimanapun trik yang ia lakukan, ia harus menghadapi hasil dari perceraian ini," ia mencemooh.

Istriku dan aku tidak mengadakan kontak badan lagi sejak kukatakan perceraian itu. Jadi ketika aku membopongnya dihari pertama, kami kelihatan salah tingkah. Dari kamar tidur ke ruang duduk, lalu ke pintu, aku berjalan 10 meter dengan ia dalam lenganku.Ia memejamkan mata dan berkata dengan lembut," Mari kita mulai hari ini,jangan memberitahukan pada anak kita." Aku mengangguk, merasa sedikit bimbang. Aku melepaskan ia di pintu.

Pada hari kedua, bagi kami terasa lebih mudah. Ia merebah di dadaku,kami begitu dekat sampai-sampai aku bisa mencium wangi dibajunya. Aku menyadari bahwa aku telah sangat lama tidak melihat dengan mesra wanita ini. Aku melihat bahwa ia tidak muda lagi, beberapa kerut tampak di wajahnya.

Pada hari ketiga, ia berbisik padaku, "Kebun diluar sedang dibongkar, hati-hati kalau kamu lewat sana ."

Hari keempat,ketika aku membangunkannya, aku merasa kalau kami masih mesra seperti sepasang suami istri dan aku masih membopong kekasihku dilenganku. Bayangan Dewi menjadi samar.

Pada hari kelima dan enam, ia masih mengingatkan aku beberapa hal, seperti, dimana ia telah menyimpan baju-bajuku yang telah ia setrika, aku harus hati-hati saat memasak,dll. Aku mengangguk. Perasaan kedekatan terasa semakin erat. Ia sedang mencoba pakaiannya, aku sedang menunggu untuk membopongnya keluar. Ia berusaha mencoba beberapa tapi tidak bisa menemukan yang cocok. Lalu ia melihat, "Semua pakaianku kebesaran". Aku tersenyum. Tapi tiba-tiba aku menyadarinya sebab ia semakin kurus itu sebabnya aku bisa membopongnya dengan ringan bukan disebabkan aku semakin kuat. Aku tahu ia mengubur semua kesedihannya dalam hati. Sekali lagi , aku merasakan perasaan sakit Tanpa sadar ku sentuh kepalanya. Anak kami masuk pada saat tersebut.

"Pa, sudah waktunya membopong mama keluar"

Baginya, melihat papanya sedang membopong mamanya keluar menjadi bagian yang penting. Ia memberikan isyarat agar anak kami mendekatinya dan merangkulnya dengan erat. Aku membalikkan wajah sebab aku takut aku akan berubah pikiran pada detik terakhir. Aku menyanggah ia dilenganku,berjalan dari kamar tidur, melewati ruang duduk ke teras.

Tangannya memegangku secara lembut dan alami. Aku menyanggah badannya dengan kuat seperti kami kembali ke hari pernikahan kami. Tapi ia kelihatan agak pucat dan kurus, membuatku sedih.

Pada hari terakhir,ketika aku membopongnya dilenganku, aku melangkah dengan berat. Anak kami telah kembali ke sekolah. Ia berkata, "Sesungguhnya aku berharap kamu akan membopongku sampai kita tua". Aku memeluknya dengan kuat dan berkata "Antara kita saling tidak menyadari bahwa kehidupan kita begitu mesra".

Aku melompat turun dari mobil tanpa sempat menguncinya. Aku takut keterlambatan akan membuat pikiranku berubah. Aku menaiki tangga. Dewi membuka pintu. Aku berkata padanya," Maaf Dewi, Aku tidak ingin bercerai. Aku serius". Ia melihat kepadaku, kaget.

"Maaf, Dewi, aku cuma bisa bilang maaf padamu, aku tidak ingin bercerai. Kehidupan rumah tanggaku membosankan disebabkan ia dan aku tidak bisa merasakan nilai-nilai dari kehidupan,bukan disebabkan kami tidak saling mencintai lagi.Sekarang aku mengerti sejak aku membopongnya masuk ke rumahku, ia telah melahirkan anakku. Aku akan menjaganya sampai tua. Jadi aku minta maaf padamu"

Dewi tiba-tiba seperti tersadar. Ia memberikan tamparan keras kepadaku dan menutup pintu dengan kencang dan tangisannya meledak.

Aku menuruni tangga dan pergi ke kantor. Dalam perjalanan aku melewati sebuah toko bunga, ku pesan sebuah buket bunga kesayangan istriku.

Penjual bertanya apa yang mesti ia tulis dalam kartu ucapan?


Aku tersenyum, dan menulis..
" Aku akan membopongmu setiap pagi sampai kita tua..."